Mengapa GoIgniter?
Kamu sudah bertahun-tahun menggunakan CodeIgniter 3. Nyaman dengan struktur folder controllers/, models/, views/. Hafal luar kepala cara bikin CRUD, pasang middleware, render template. CI3 sudah seperti rumah kedua.
Tapi seiring waktu, ada yang mulai terasa kurang.
Masalah dengan PHP
Section titled “Masalah dengan PHP”PHP adalah bahasa yang luar biasa untuk memulai. Mudah dipelajari, ekosistem besar, hosting murah di mana-mana. Tapi untuk aplikasi yang mulai berkembang, beberapa keterbatasan mulai terasa:
- Interpreted language - Setiap request, PHP harus membaca dan mengeksekusi kode dari awal. Meskipun ada OpCache, tetap tidak secepat compiled binary.
- Memory per-request - Setiap request PHP memakan memory tersendiri. 100 concurrent users = 100x memory usage.
- Scaling horizontal - Untuk handle traffic besar, kamu butuh banyak server PHP-FPM atau worker.
Solusi: Pindah ke Go
Section titled “Solusi: Pindah ke Go”Go (Golang) adalah bahasa yang dibuat Google untuk mengatasi masalah-masalah di atas:
- Compiled binary - Kode dikompilasi sekali, jalan ribuan kali tanpa overhead parsing.
- Memory efisien - Satu aplikasi Go bisa handle ribuan request dengan memory ~10-50MB.
- Concurrent by design - Goroutines memungkinkan handle banyak request secara paralel dengan mudah.
Tapi ada masalah: framework Go umumnya punya filosofi berbeda dari PHP. Strukturnya asing. Kurva belajarnya curam untuk developer PHP.
GoIgniter: Rasa Rumah di Dunia Go
Section titled “GoIgniter: Rasa Rumah di Dunia Go”GoIgniter hadir untuk menjembatani gap ini. Filosofinya sederhana:
“Pindah ke Go tanpa kehilangan rasa rumah (CI3)”
Apa yang familiar:
- Struktur folder
controllers/,models/,views/- sama persis - Pattern controller dengan method
Index(),Show(),Store()- mirip CI3 - Auto-routing - Buat file controller, method langsung jadi route. Magic!
Apa yang kamu dapat:
- Performa Go yang jauh lebih cepat dari PHP
- Single binary deployment - tidak perlu install PHP, composer, atau web server terpisah
- Type safety - error ketahuan saat compile, bukan saat production
- Built on
net/httpstdlib - zero external dependency untuk HTTP handling
Untuk Siapa GoIgniter?
Section titled “Untuk Siapa GoIgniter?”GoIgniter cocok untuk:
- Developer CI3/PHP yang ingin eksplorasi Go dengan kurva belajar rendah
- Tim yang ingin migrasi bertahap dari PHP ke Go
- Project baru yang butuh performa Go tapi tim familiar dengan pattern CI
GoIgniter mungkin bukan untuk:
- Developer yang sudah mahir Go dan prefer pattern Go idiomatic
- Project yang butuh fitur enterprise kompleks (gunakan framework seperti Go-Kit)
Siap mencoba? Lanjut ke Instalasi.